Baru-baru ini CNN merilis daftar 50 perusahaan paling dikagumi di dunia.
Sudah bisa ditebak, daftar tersebut didominasi oleh perusahaan yang
berasal dari Amerika Serikat (AS).
Bukan apa-apa, perusahaan yang berasal dari AS biasanya lebih mudah dikenal karena jika mereka bisa sukses di negeri paman sam, maka tidak akan kesulitan untuk sukses di negara lain.
Lima puluh perusahaan adalah jumlah yang cukup banyak, tapi sayang, tak satu pun perusahaan dari Indonesia berkesempatan masuk daftar ini. Jangan, pantang menyerah. Beberapa tahun ke depan mungkin kita bisa lihat perusahaan dalam negeri masuk daftar ini.
Perusahaan-perusahaan yang masuk daftar berasal dari berbagai sektor industri. Namun, sektor teknologi mendominasi di peringkat 10 besar. Ingin tahu perusahaan mana saja yang masuk daftar? Yuk, lihat hasil penelusuran detikFinance dari CNN,
Saat FedEx memulai usahanya di 1971, bisnisnya sederhana
sekali, yaitu mengirimkan paket yang sampai esok hari dan selalu tepat
waktu. Pendirinya, Fred Smith, menjabat sebagai CEO sejak hari pertama
sampai saat ini. Ia telah melihat bisnisnya tumbuh dan merambah sektor
lain seiring perkembangan zaman.
Tahun lalu, FedEx terpaksa memangkas biaya operasional karena lesunya perekonomian global. Perusahaan memang berencana memecat ribuan karyawan, tapi sampai saat ini malah banyak karyawan yang dengan sukarela mengundurkan diri.
Disney kembali jadi baham pembicaraan, gara-gara borongan
beli banyak perusahaan di 2012, salah satunya adalah membeli LucasFilm
yang terkenal dengan 'Star Wars' senilai US$ 4,05 miliar di Oktober.
Disney sekarang bisa memasukan 6 film 'Star Wars' jadul ke dalam koleksinya, dan siap menambah film ketujuh yang diperkirakan tayang 2015 nanti. Disney juga sudah membeli Pixar Animation Studios (Toy Story) di 2006 dan Marvel Entertainment (Avengers) di 2009.
Pertumbuhan Disney yang pesat itu tak hanya di layar lebar saja, tapi taman hiburannya juga masih menjadi idola keluarga dunia.
Perusahaan milik Warren Buffett, orang terkaya ketiga
dunia versi Forbes, ini merupakan yang paling dipantau oleh investor.
Pasalnya, setiap investasinya selalu berhasil dan menguntungkan.
Buffet, yang baru saja membeli Heinz (induk usaha Kecap ABC) senilai Rp 266 triliun, mempekerjakan lebih dari 250.000 karyawan dengan arus kas sebanyak US$ 50 miliar. Dengan kekayaannya yang masif, si Oracle of Omaha itu malah bersumpah memberikan 90% hartanya untuk sumbangan.
Laba bersih maskapai penerbangan itu menanjak 27%.
Maskapai murah ini jadi favorit setelah banyak layanannya yang
memudahkan penumpang, seperti booking gratis dan bagasi tanpa batas.
Maskapai ini juga akan menerapkan satu lagi sumber pemasukan barunya,
yaitu denda untuk yang batal terbang.
Meski banyak tantangan di 2012 lalu, IBM masih berhasil
tumbuh dan memberikan layanan yang terbaik bagi para pelanggannya,
terutama di sektor analisis data, cloud computing dan di negara-negara
berkembang. IBM mencetak pertumbuhan 11% di negara-negara berkembang,
seperti Brasil, Rusia, India dan China.
Bukan apa-apa, perusahaan yang berasal dari AS biasanya lebih mudah dikenal karena jika mereka bisa sukses di negeri paman sam, maka tidak akan kesulitan untuk sukses di negara lain.
Lima puluh perusahaan adalah jumlah yang cukup banyak, tapi sayang, tak satu pun perusahaan dari Indonesia berkesempatan masuk daftar ini. Jangan, pantang menyerah. Beberapa tahun ke depan mungkin kita bisa lihat perusahaan dalam negeri masuk daftar ini.
Perusahaan-perusahaan yang masuk daftar berasal dari berbagai sektor industri. Namun, sektor teknologi mendominasi di peringkat 10 besar. Ingin tahu perusahaan mana saja yang masuk daftar? Yuk, lihat hasil penelusuran detikFinance dari CNN,
FedEx
Tahun lalu, FedEx terpaksa memangkas biaya operasional karena lesunya perekonomian global. Perusahaan memang berencana memecat ribuan karyawan, tapi sampai saat ini malah banyak karyawan yang dengan sukarela mengundurkan diri.
Walt Disney
Disney sekarang bisa memasukan 6 film 'Star Wars' jadul ke dalam koleksinya, dan siap menambah film ketujuh yang diperkirakan tayang 2015 nanti. Disney juga sudah membeli Pixar Animation Studios (Toy Story) di 2006 dan Marvel Entertainment (Avengers) di 2009.
Pertumbuhan Disney yang pesat itu tak hanya di layar lebar saja, tapi taman hiburannya juga masih menjadi idola keluarga dunia.
Berkshire Hathaway
Buffet, yang baru saja membeli Heinz (induk usaha Kecap ABC) senilai Rp 266 triliun, mempekerjakan lebih dari 250.000 karyawan dengan arus kas sebanyak US$ 50 miliar. Dengan kekayaannya yang masif, si Oracle of Omaha itu malah bersumpah memberikan 90% hartanya untuk sumbangan.
Southwest Airlines
IBM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar